Judul post ini mirip dengan pilem beberapa tahun yang lalu booming karena Titi Kamal menyanyikan lagu Jablay dan jadi hitz sampai beberapa waktu. Tapi, post ini nggak ada hubungannya dengan pilem tersebut.
Jadi ceritanya, saya adalah seorang anti dangdut. Saya benci banget kalo di TV lagi ada siaran penyanyi dangdut lagi berdendang. Kontan langsung saya ganti chanel TV mencari siaran lain yang lebih bagusan dikit untuk ditonton. Pokoknya saya nggak suka dan nggak pernah tau apalagi berniat ngapalin lagu-lagu dangut.
Sampai akhirnya saya nggak sengaja nonton Dangdut Academi 2 di Indosiar. Nggak sengajanya karena saat itu saya dan anggota catering saya sedang memasak untuk pesanan catering yang kami terima untuk besok harinya. Karena anggota-anggota saya itu memang pecinta dangdut, jadi mengalah lah saya TV dikuasai mereka sambil tetap memasak. Bete banget sebenernya karena saya nggak demen dengan dangdut tapi harus mendengar dan sesekali melirik ke TV :(
Lalu, saya tertarik dengan sebuah lagu dari H. Rhoma Irama, yang berjudul "Keramat" yang saat itu sedang dinyanyikan oleh kontestan yang sedang bertanding. Lirik dari lagu keramat itu benar-benar menyentuh hati saya. Berikut petikannya :
Hai manusia, hormati ibumu
Yang melahirkan dan membesarkanmu
Darah dagingmu dari air susunya
Darah dagingmu dari air susunya
Jiwa ragamu dari kasih-sayangnya
Dialah manusia satu-satunya
Yang menyayangimu tanpa ada batasnya
Doa ibumu dikabulkan Tuhan
Dan kutukannya jadi kenyataan
Ridla Ilahi karena ridlanya
Murka Ilahi karena murkanya
Bila kau sayang pada kasihmu
Lebih sayanglah pada ibumu
Bila kau patuh pada rajamu
Lebih patuhlah pada ibumu
Saya seperti tertohok mendengar lagi itu. Karena selama ini saya lebih memikirkan orang yang sebenarnya tidak memikirkan saya dibandingkan memikirkan kebahagiaan Mama saya. Sejak mendengar lagu itu saya berjanji untuk semakin mencintai Mama yang sudah melahirkan dan membesarkan saya selama 25 tahun ini. Sampai sekarang pun setiap pagi Mama masih menyuapi saya sarapan karena saya nggak akan sempat sarapan jika tidak disuapin.
Dan sejak itu saya jadi mengikuti acara yang ditayangkan di Indosiar tersebut. Ternyata lagu-lagu dangdut itu luas maknanya. Saya jadi malu sendiri mengakui kalau ternyata saya menyukai Dangdut. Karena karena Project Pop, Dangdut is the music of my country.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar